Tips Lolos dari Berbagai Macam Penipuan Daring

Penipuan daring atau scam kian menelan banyak korban dan menjadi sumber keresahan masyarakat. Oleh karena itu, Anda harus aware dengan berbagai modus kejahatan keuangan jika tak ingin menderita kerugian hingga puluhan juta rupiah hanya karena terjebak scam. Lebih-lebih, kini para scammer sudah mulai menjajaki platform-platform media sosial dalam melancarkan aksinya. Lantas, adakah cara yang bisa dilakukan untuk menghindar atau melindungi diri dari kejahatan keuangan? Simak tipsnya dalam artikel ini!

 

Tips untuk Lolos dari Berbagai Macam Penipuan Daring

Pelaku-pelaku kejahatan selalu berusaha mencari celah untuk memangsa korban. Bahayanya lagi, para scammer kini tak hanya melakukan aksi penipuan secara fisik, tetapi juga sudah merambah ke penipuan daring. Minimnya pengetahuan masyarakat tentang daring scam turut meningkatkan potensi terkena penipuan. Maka dari itu, berikut kami sajikan pembahasan mengenai berbagai macam daring scam dan tips menghindarinya!

 

Berbagai Macam Kejahatan Keuangan yang Perlu Diketahui!

Modus Penipuan Undian Berhadiah

Penipuan jenis ini biasanya dilancarkan melalui pesan teks, misalnya SMS atau Direct Message di berbagai platform media sosial. Modus si penipu adalah mengirimkan pesan teks berisi informasi bahwa Anda telah memenangkan undian berhadiah seperti gambar di bawah ini:

Biasanya, Anda diarahkan untuk mengklaim hadiah melalui aplikasi chat dan penipu mulai melancarkan aksinya di sana.

Penipuan Berkedok Investasi (Investasi Bodong)

Dalam penipuan berkedok investasi, “hadiah” yang ditawarkan oleh si penipu adalah produk investasi dengan return yang tinggi. Scammers biasanya akan meminta calon korban untuk melakukan pembayaran investasi di muka. Setelah target terbujuk dan melakukan pembayaran, maka si penipu akan memblokir kontak korban dan melarikan uang yang sudah didapatkan.

Penipuan Peniruan Identitas

Penipuan berkedok peniruan identitas dilakukan oleh para scammer dengan cara berpura-pura menjadi figur otoritas, misalnya menyamar sebagai staf bank, staf telekomunikasi hingga staf e-commerce. Tujuannya adalah untuk memikat korban agar mereka bersedia mengungkapkan data pribadi seperti nama pengguna, kata sandi, dan kode OTP. 

Saking niatnya, beberapa penipu bahkan sampai membuat ID palsu demi meyakinkan korban. Jika korban termakan bujuk rayunya, maka scammer akan menggunakan kredensial korban untuk masuk ke rekening bank mereka, lalu mentransfer uang yang ada di rekening korban ke rekening penipu.

Penipuan Berkedok Peminjaman

Penipu akan menghubungi calon korban melalui SMS, Whatsapp, atau platform pesan instan lainnya untuk memberikan penawaran peminjaman dana dengan bunga yang menarik. Lalu, pihak yang menjadi target akan diminta untuk membayar uang “muka” sebelum dana peminjamannya dicairkan. Setelah korban terbujuk dan membayar, maka penipu akan membawa kabur uangnya dan memblokir kontak dengan korban.

3 Tips Melindungi Diri dari Kejahatan Keuangan Daring

Mengingat gencarnya scammers dalam melakukan aksinya, maka tak ada salahnya jika Anda tetap dalam keadaan waspada. Nah, untuk membantu melindungi diri Anda dari berbagai penipuan, berikut 4 tips menghindar dari kejahatan keuangan daring.

  1. Pastikan Anda Menggunakan Layanan Keuangan yang Terpercaya

Yang paling utama, pastikan bahwa Anda telah memilih layanan keuangan yang sudah kredibel, bersertifikasi ISO/IEC, dan telah dipercaya oleh banyak pengguna. Salah satu layanan pembayaran yang memenuhi ketiga kriteria tersebut adalah Xfers. Berpusat di Indonesia dan Singapura, Xfers telah berkomitmen terhadap Keamanan dengan Sertifikasi ISO/IEC 27001:2013. Jadi, Anda tak perlu risau akan kebocoran transaksi di Xfers.

  1. Jangan Pernah Membagikan Data Pribadi Anda

Jika sudah memastikan bahwa layanan keuangan yang dipilih sudah kredibel, selanjutnya Anda tinggal berkomitmen melindungi data pribadi Anda. Jangan pernah membagikan informasi kredensial Anda kepada siapa pun. Hal ini harus dilakukan agar informasi pribadi Anda tidak mengalami kebocoran dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. 

  1. Pastikan bahwa Akun Daring Anda Tidak Terbobol

Untuk memastikan bahwa akun tidak mudah dijebol, maka sebaiknya Anda mengaktifkan autentikasi dua faktor pada akun Anda serta menggunakan kata sandi yang unik dan sulit ditebak.

  1. Segera Hubungi Call Center Resmi jika Terdapat Aktivitas Mencurigakan pada Akun Anda 

Terakhir, segera hubungi call center resmi jika Anda merasa telah terjadi aktivitas mencurigakan pada akun pribadi Anda. Dalam hal ini, akan lebih menguntungkan jika perusahaan fintech yang Anda gunakan memiliki layanan call center yang komunikatif dan responsif.