Mengetahui Bagian-Bagian Dari Cover Letter

Materi Job Application Letter: Pengertian, Fungsi, Bagian-Bagian Serta  Contoh - Necerz.com

Mungkin sebagian orang mengenal apa itu surat lamaran pekerjaan. Namun tidak semua orang mengenal apa itu cover letter. Sebenarnya cover letter dengan surat lamaran bekerja merupakan suatu hal yang sama, bisa dibilang isinya juga hampir serupa.

Hanya saja, yang membedakan antara cover letter dengan surat lamaran adalah detail isi dari surat tersebut. Dalam surat lamaran hanya berisi identitas singkat, tujuan, posisi dan penutup. Namun, dalam cover letter isinya lebih mendetail dibandingkan Seurat lamaran.

Dalam cover letter, biasanya tidak hanya berisi identitas pelamar saja melainkan juga berisi mengenai skill dan motivasi melamar pekerjaan di perusahaan tersebut. Mungkin kalian bertanya-tanya bukankah skill ditulis dalam curriculum vitae?

Ya, memang benar skill biasanya diletakkan dalam curriculum vitae. Hanya saja, skill yang dimaksud dalam cover letter adalah detailnya. Jadi, jika dalam curriculum vitae berisi point-pointnya saja, di cover letter isinya lebih mendetail seperti kemampuan bidang computer apa saja apakah Microsoft office, kemampuan berkomunikasi, dan lain sebagainya.

Dalam membuat cover letter juga biasanya terdiri dari beberapa bagian yang perlu kalian pahami sebelum membuatnya. Jangan kalian asal dalam membuat cover letter, karena cover letter ini ditujukan langsung terhadap HRD sehingga haruslah dibuat dengan sungguh-sungguh.

Untuk itu, pada artikel ini kami akan menjelaskan tentang bagian dari cover letter, berikut diantaranya.

  • Sapaan Pembuka

Sapaan pembuka haruslah ditujukan langsung kepada yang bersangkutan. Untuk itu, agar cover letter mu berpeluang untuk dibaca dan dibalas, akan lebih baik jika kamu mengetahui kepada siapa surat tersebut diberikan.

Biasanya, iklan lowongan pekerjaan memberikan nomor telepon yang bertanggung jawab untuk menyeleksi kandidat tersebut. Untuk itu, kamu bisa gunakan nama tersebut sebagai tujuan surat kamu.

Namun, jika tidak ada nama yang jelas maka kamu bisa mencari tahu terlebih dahulu kepada siapa surat itu ditujukan. Jika memang tidak ada, kamu bisa langsung saja menulis kepala departemen perusahaan yang kamu tuju seperti berikut:

  • Manajer HRD PT. XXXXXXXXX
  • Kepala Divisi PT. XXXXXXX

 

  • Paragraf Pertama

Dalam paragraph pertama biasanya berisi penjelasan mengapa kamu menulis surat tersebut. Mulailah dengan menyatakan posisi yang akan kamu lamar, dan dari mana kamu mendapatkan informasi lowongan tersebut.

  • Paragraf Kedua

Di paragraph kedua, kamu bisa uraikan alasanmu melamar pekerjaan dengan posisi itu. Tunjukkan mengapa kamu cocok dengan peekrjaan itu. Jangan lupa juga uraikan apa yang kamu tawarkan dan kontribusi apa yang bisa kamu berikan kepada perusahaan.

  • Paragraf Ketiga

Dalam paragraph ketiga, kamu bisa tekankan pengalaman dan keahlian kamu yang paling relevan dengan posisi yang kamu lamar. Kamu juga bisa tunjukkan bagaimana kemampuan dan keterampilan yang kamu miliki apakah cocok dengan syarat dan spesifik dari deskripsi pekerjaan tersebut. Kamu juga bisa menambahkan kelebihan dan kekuatanmu yang bisa menguntungkan perusahaan.

  • Paragraf Keempat

Paragraph keempat berisi semua informasi penting mengenai seberapa pantas dirimu untuk mengisi posisi tersebut. Tegaskan kembali minat kamu dalam bekerja di perusahaan tersebut. Tunjukkan bahwa besar harapanmu unutk bisa terpilih lanjut ke sesi wawancara.

  • Penutup

Paragraph terakhir berisi penutup dari surat. Di bagian ini, kamu bisa mengungkapkan rasa terima kasih kamu kepada rekruter atas waktu mereka membaca surat mu. Dan tunjukkan juga bahwa kamu memiliki harapan besar untuk mendapatkan balasan.

 

Itulah bagian-bagian dari cover letter yang wajib kamu ketahui sebelum membuat cover letter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *