4 Perbedaan Hand Sanitizer Spray dan Desinfektan yang Perlu Diketahui

Hampir dua tahun berjibaku dengan penyebaran virus covid-19, rasanya hand sanitizer dan desinfektan menjadi salah satu alat pelindung diri wajib yang harus dimiliki oleh setiap orang. Fungsi keduanya yaitu dapat membantu membersihkan dan membasmi kuman, bakteri, serta virus. Lantas, apa perbedaan hand sanitizer spray dan desinfektan sebenarnya ? Yuk intip ulasannya berikut.

hand sanitizer

Perbedaan Hand Sanitizer dan Desinfektan

  1. Jenis Produk

Meskipun fungsinya kurang lebih sama sama membantu membersihkan dan membasmi bakteri, kuman, maupun virus. Hand sanitizer tentu tidak bisa disamakan dengan desinfektan. Keduanya adalah produk yang berbeda, dimana masing masing memiliki jenis tersendiri yang tidak sama antara satu dengan lainnya.

Untuk hand sanitizer, umumnya mempunyai dua jenis yaitu jenis cair yang biasa dikemas dalam bentuk spray dan jenis gel. Dalam hal ini, hand sanitizer cair cenderung lebih cepat meresap ketimbang gel. Sementara jenis desinfektan cenderung lebih banyak, beberapa di antaranya yaitu larutan klorin, larutan pemutih, karbol atau lysol, hidrogen peroksida, dan chloroxylenol 5%.

  1. Kandungan Bahan

Karena jenisnya saja sudah berbeda, sudah tentu kandungan bahan pada hand sanitizer spray juga berbeda dari desinfektan. Bisa dibilang bahwa aspek ini merupakan perbedaan paling mencolok antara keduanya. Dimana cairan desinfektan biasanya menggunakan bahan bahan kimia seperti creosote, chlorin, alkohol, sampai hydrogen peroksida.

Dan dalam formulasinya, desinfektan punya kandungan biosida yang jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan sanitizer. Sementara hand sanitizer sendiri didominasi dengan kandungan alkohol, antara 60 sampai 100%. Dan kandungan bahan lain yang umum digunakan yaitu gliserol, etanol, serta hydrogren peroksida.

  1. Waktu Penggunaan

Dengan kandungan bahan dan jenis yang berbeda, waktu penggunaan hand sanitizer dan desinfektan juga bisa tidak sama. Misalnya untuk hand sanitizer, anda lebih disarankan untuk mengaplikasikannya pada waktu waktu yang penting. Khususnya setelah atau akan melakukan aktivitas. Seperti sebelum makan, setelah makan, setelah menyentuh permukaan benda, setelah buang air, dan lainnya.

Jadi setiap anda sudah selesai atau akan melakukan beberapa aktivitas seperti itu, maka penggunaan hand sanitizer bisa dilakukan untuk menghindari paparan bakteri dan kuman pada tangan. Sedangkan desinfektan cukup disemprotkan sebanyak dua kali saja dalam sehari, yaitu sebelum memulai aktivitas di pagi hari dan setelah melakukan aktivitas di sore atau malam hari.

  1. Cara Penggunaan

Meskipun sama sama bisa digunakan dengan cara disemprot, namun hand sanitizer spray dan desinfektan tetap memiliki perbedaan pada cara penggunaannya. Untuk hand sanitizer, anda cukup menyemprotkannya sebanyak dua sampai tiga kali pada telapak tangan, kemudian ratakan. Sedangkan desinfektan tidak dianjurkan disemprot ke kulit, melainkan pada benda benda yang sering tersentuh.

Jadi, sudah jelas perbedaan antara hand sanitizer dan desinfektan ? Masing masing dibutuhkan untuk mencegah dan membasmi kuman, bakteri, serta virus yang menempel, sehingga anda perlu menyiapkan keduanya di rumah. Adapun pembelian alat pelindung diri di masa pandemi ini bisa langsung dipesan dengan mudah melalui Olaif yang merupakan brand penyedia produk keperluan sehari-hari dan perawatan diri dengan harga terjangkau dan juga kualitas lebih baik.

Cek juga produk Olaif lainnya disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *